Jumat, 20 April 2012

Kabar Bank Central

Personal News Magazine - Bursa saham Eropa marak pada pembukaan perdagangan Kamis (19/4/2012) terdorong kebijakan baru Bank Sentral China.

Indeks DAX Jerman naik 0,7%, indeks CAC Prancis naik 0,6% dan indeks FTSE Inggris naik 0,6%. Penguatan didukung sektor pertambangan dengan laporan dari Bank Sentral China yang akan menambah likuiditas di perbankan. Kebijakan ini dilakukan dengan melakukan operasi pasar terbuka, pemangkasan rasio cadangan di perbankan.

Pada perdagangan kemarin, bursa Eropa mengakhiri penguatan sebelumnya. Hal ini tertekan saham bank yang dilanda tekanan jual. Investor khawatir dengan kesehatan perbankan di Spanyol. Pada bulan Februari rasio bank bermasalah naik 8,16% yang merupakan level tertinggi sejak 1994 di level 7,9%.

Hari ini, pemerintah Spanyol juga akan melelang lagi obligasi jangka panjang. Dalam lelang tersebut Spanyol mengharapkan dapat meraih dana 2,5 miliar euro untuk jangka waktu 10 tahun. Selain Spanyol, pemerintah Prancis juga akan melelang obligasi dengan target hinga 11 miliar euro yang akan jatuh tempo pada 2017 dan 2018.

Selain mencermati kondisi Spanyol, pasar juga menunggu data mingguan soal klaim pengangguran, data penjualan rumah di AS. Untuk data ekonomi Eropa soal kepercayaan konsumen untuk bulan April.

Kabar baik datang dari People's Bank of China yang akan meningkatkan likuiditas melalui operasi pasar terbuka dan memotong cadangan bank yang diperlukan untuk mengarahkan ekonomi menuju soft landing. Sumber di bank sentral tersebut menyebuytkan otoritas bank China akan meningkatkan operasional reverse repo dan mengurangi rasio cadangan pada waktu yang tepat untuk melepaskan likuiditas.

Bursa saham Asia mayoritas masih memerah seperti indeks Hang Seng naik 0,4%, indeks Nikkei turun 0,8%, indeks STI turun 0,02%, indeks Shanghai turun 0,02%, indeks Kospi turun 0,2%, indeks ASX naik 0,3%.

0 komentar:

Posting Komentar