Minggu, 18 September 2011

Heboh Gara-gara Penumpang Coba Buka Pintu Pesawat

TEMPO Interaktif, Gatwick - Penumpang pesawat Thomson mengalami teror di udara saat seorang penumpang mencoba membuka pintu darurat pesawat di ketinggian 36.000 kaki (11 ribu meter). Penumpang itu mengklaim tindakannya tidak bermasalah karena ia sedang melakukan simulasi penerbangan.

Pria 22 tahun itu bergulat dengan awak pesawat dan beberapa penumpang sebelum diikat dengan sabuk pengaman. Pesawat dari Majorca tujuan Newcastle itu kemudian melakukan pendaratan darurat di Gatwick. Pria itu pun ditangkap.

Seorang penumpang 28 tahun yang menolak menyebut namanya mengatakan: "Saat itu gelap, tetapi tiba-tiba semua lampu menyala dan semua pramugari berteriak dan kami melihat seorang pria mencoba membuka pintu darurat. Pesawat mulai bergetar. Saya pikir pesawat akan turun."

"Teman-temannya mencoba menariknya dari pintu dan dia mulai memukul mereka dan mengatakan 'Ini tidak apa-apa. Kita sedang di simulator.' Kemudian pria lain datang dan memukul kepalanya."

Drama udara itu terjadi dalam penerbangan pagi Thomson TOM1269 dari Bandara Palma pada hari Rabu.

Lampu di kabin meredup dan sebagian besar penumpang tidur atau sarapan ketika awak kabin bergegas menangani insiden tersebut.

Dengan bantuan dari penumpang lain awak pesawat berhasil menahan penumpang itu dan menjatuhkannya ke kursi. Mereka kemudian menggunakan sabuk pengaman untuk mengikatnya.

Anak-anak menangis dan penumpang panik saat pesawat mendadak turun. "Pesawat turun sangat cepat, itu pendaratan yang cukup cerdik. Kemudian segera setelah berhenti sekitar enam petugas polisi berlari ke pesawat dan menangkapnya."

Setelah polisi mengambil pernyataan dari penumpang itu dan pesawat itu mengisi bahan bakar, para wisatawan bisa melanjutkan perjalanan mereka kembali ke Newcastle.

Dan Alberts, 20, dari Bensham, Gateshead, yang berada di penerbangan dengan sekelompok teman, mengatakan ia mendengar salah satu pramugari berteriak kepada penumpang itu bahwa dia bisa membunuh semua orang di pesawat.

Pelaku itu, dari Ashington, Northumberland, ditanyai oleh polisi karena dicurigai membahayakan keselamatan pesawat terbang.

Seorang juru bicara Thomson Airways mengatakan: "Kami ingin meyakinkan pelanggan bahwa tidak akan mungkin penumpang itu membuka pintu pesawat ketika pesawat berada di udara."

"Kami juga ingin untuk meyakinkan pelanggan kami bahwa insiden jenis ini sangat langka."[sumber]

0 komentar:

Posting Komentar